![]() |
| Preman menjalankan aksinya di Semarang |
Semarang - Maraknya perampasan unit mobil oleh kelompok preman di Semarang bikin warga resah. Mereka mempertanyakan kinerja Polri yang sepertinya belum efektif menangani kasus ini. Warga khawatir kalau kelompok preman ini terus berkembang dan meresahkan masyarakat.
Beberapa poin yang bisa diambil dari situasi ini:
Kelompok preman makin berani : Mereka melakukan perampasan dengan dalih sebagai juru tagih, padahal jelas-jelas tindakan melawan hukum.
Kurangnya penegakan hukum : Warga mempertanyakan kenapa Polri belum bisa menangani kasus ini secara efektif.
Ancaman dari luar : Isu tentang kelompok preman dari luar daerah yang akan datang ke Semarang makin menambah kekhawatiran warga Kota Semarang.
"Bagaimana bisa Semarang maju kalau aparat penegak hukum (APH) tutup mata atas tindakan premanisme?" ujar salah satu warga yang tak mau disebut namanya.
Warga khawatir kalau kelompok preman ini terus berkembang dan meresahkan masyarakat. Mereka juga mempertanyakan kenapa Polri belum bisa menangani kasus ini secara efektif.
Isu tentang kelompok preman dari luar daerah yang akan datang ke Semarang makin menambah kekhawatiran warga. "Kita tidak ingin Semarang menjadi surga bagi preman," tambah warga tersebut.
Polri diminta untuk segera mengambil tindakan tegas dan transparan untuk mengatasi masalah ini. (Siti)
.png)

