
Binjai, 1detik asia
Bantuan perangkat teknologi berupa TV Smartbod yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat ke sekolah-sekolah di Kota Binjai baru-baru ini, menuai berbagai sorotan. Beberapa sekolah menerima perangkat tersebut, namun ada ketidaksesuaian antara informasi yang diberikan oleh pejabat terkait dan kondisi yang ada di lapangan.
Hasil Investigasi LSM P3H Sumut, semua SMP Se- Kota Binjai mendapatkan 2 Unit TV Smartbod dan 24 Komputer di SMP 14, khusus di SMPN 14, diduga mendapat 24 Unit Komputer dari Dinas Pendidikan Kota Binjai. LSM P3H Sumut juga menemukan 30 Unit TV Smarbod dengan pagu anggaran Rp. 4.500.000, diluar pengadaan Laptop.
Pengadaan TV Smartbod dan Laptop diduga ada penyimpangan harga, sehingga diminta kepada Kajari Kota Binjai harus menindak tegas tentang pengadaan TV Smartbod Kota Binjai tahun 2025, ujar Jaspen Pardede.
Di tengah sorotan terhadap bantuan Tivi Smartbod ini, Direktur Ekskutif LSM P3H Sumut Jaspen Pardede meminta kepada Kajari Kota Binjai untuk menindak tegas memanggil Kepala Dinas serta PPK Pengadaan Smartbod tentang pengadaan Smartbod tahun 2025 di Dinas Pendidikan Kota Binjai, meminta Pemerintah Pusat dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi terhadap proyek Smartbod yang diduga bermasalah.(Ml)
.png)
