Ketua DPRD DIY Memberikan Masukan Terkait Dana Desa 2026 Yang Turun Signifikan
Gunungkidul,DIY,1detik.asia
-- Penurunan signifikan dana desa tahun 2026 dari pemerintah pusat menjadi tantangan serius bagi pemerintah desa dalam menjaga keberlanjutan program yang telah direncanakan. Anggaran yang selama ini menjadi tulang punggung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa itu diketahui mengalami penurunan drastis pada tahun 2026.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menilai kondisi tersebut memerlukan penyesuaian strategi agar program-program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa tetap berjalan optimal. DPRD DIY menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan kebutuhan desa dengan peluang anggaran yang tersedia di tingkat provinsi.
"Yang terpenting adalah bagaimana keinginan dan kebutuhan masyarakat yang sudah didiskusikan di tingkat desa bisa kita sambungkan dengan peluang anggaran yang ada di provinsi," kata Nuryadi.
Nuryadi tak menepis perubahan kebijakan anggaran dari pemerintah pusat itu berdampak langsung terhadap perencanaan pembangunan desa yang sebelumnya disusun dengan asumsi ketersediaan dana relatif besar. Contohnya saja di Pemerintah Kalurahan Karangrejek Kabupaten Gunungkidul yang mengungkapkan bahwa dana desa yang pada tahun sebelumnya mencapai sekitar Rp 1,3 miliar, sedangkan pada tahun 2026 mengalami penurunan drastis menjadi sekitar Rp 300 jutaan.
Penurunan tersebut berpotensi memengaruhi keberlangsungan sejumlah program pembangunan serta kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah direncanakan.
Karenanya, Nuryadi menekankan pentingnya komunikasi dan perencanaan yang matang antara pemerintah desa dan DPRD DIY agar program yang diusulkan benar-benar sesuai kebutuhan riil masyarakat serta dapat dilaksanakan secara efektif di tengah keterbatasan anggaran,tutupnya.
Reporter(Ragil)
.png)

