Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Ikon Punk Underground Indonesia, Romi Jahat Tutup Usia

Muhammad Egis Triliansyah
Selasa, 10 Februari 2026
Last Updated 2026-02-10T09:25:12Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

1detik.Asia-Palembang,—Dunia musik punk Indonesia tengah diliputi duka mendalam. Adie Indra Dwiyanto, vokalis band Romi & The Jahats (RTJ) yang dikenal luas dengan nama Romi Jahat, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 10 Februari 2026. Kepergian sosok yang dianggap sebagai ikon punk underground Tanah Air ini mengejutkan para penggemar, rekan musisi, serta pelaku skena musik lintas generasi.

Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan melalui akun resmi RTJ Official (@rtjofficial) di media sosial Instagram. Dalam unggahan Insta Story, ditampilkan foto hitam-putih Romi Jahat disertai tulisan singkat namun penuh makna, “Rest in Power,” yang seketika mengundang respons emosional dari publik.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti meninggalnya Romi Jahat belum diumumkan secara resmi kepada publik. Namun berdasarkan informasi yang beredar, pria yang akrab disapa Babe Romi tersebut diketahui telah hampir dua pekan terakhir menjalani perawatan medis akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun.

Sebelum kabar wafatnya tersiar luas, doa dan dukungan mengalir deras dari para penggemar serta komunitas musik punk dan rock Indonesia. Sayangnya, takdir berkata lain. Berita kepergian Romi Jahat dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang ungkapan duka cita, mengenang sosok yang selama puluhan tahun konsisten menyuarakan perlawanan, kejujuran, dan realitas jalanan melalui musik.

Romi Jahat dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam perkembangan musik punk underground Indonesia. Lahir dan besar di Jakarta, ia telah aktif di skena punk sejak akhir 1990-an dan menjadi saksi sekaligus pelaku penting tumbuhnya kultur punk di Tanah Air.

Nama Romi mulai dikenal luas ketika ia didapuk sebagai vokalis band legendaris Marjinal pada tahun 1997, bersama Mike (gitar), Bob OI! (bass), dan Steve (drum). Pada era tersebut, Marjinal dikenal dengan karakter musik yang cepat, keras, dan sarat kritik sosial—membentuk gaya vokal Romi yang lantang, jujur, dan tanpa kompromi.

Pada Juni 2009, Romi kemudian membentuk band Romi & The Jahats, yang awalnya bernama Romy and The Bad Boy. Nama tersebut kemudian diubah untuk merepresentasikan kekejaman, intrik, serta ironi kehidupan, tema-tema yang secara konsisten diangkat dalam lirik-lirik lagunya hingga akhir hayat.

Kepergian Romi Jahat meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan besar bagi dunia musik punk Indonesia—sebuah semangat perlawanan dan kejujuran yang akan terus hidup di hati para pendengarnya.

"Selamat Jalan Babeh Romi The Jahat, semua karya mu akan abadi di dalam jiwa kami"


*Egis-Ty

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan