![]() |
| Aktivitas Penukaran kontainer |
Semarang, 1detik.asia - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menepis isu yang beredar adanya pemecatan 24 orang driver truk sampah.
Anggie Ardhitia Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Semarang mengatakan bahwa informasi yang beredar luas tidak dapat di benarkan.
Saat di klarifikasi awak media, Selasa (24/02/2026) Anggie Ardhitia mengatakan "Isu terkait pemberhentian driver itu tidak benar, itu hanya fitnah dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka (driver) mengundurkan diri atas kemauan sendiri tanpa pengaruh atau tekanan dari siapapun.
Sejak awal menjabat sebagai Kepala Bidang Sampah di DLH Kota Semarang Anggie Ardhitia berkomitmen ingin melakukan pembenahan internal di Bidang Pengelolaan Sampah dan memastikan bahwa tidak akan terjadi kembali pelanggaran yang berpotensi mengarah ke tindak pidana di lingkungan DLH Kota Semarang.
Dari 150 driver yang bertugas 24 orang driver mengakui telah melakukan pelanggaran sejak tahun 2019 jauh sebelum Anggie Ardhitia menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Sampah di DLH Kota Semarang.
Walaupun mereka (24 driver) mengakui atas kesalahannya dengan menjual BBM dari jatah harian mereka guna keperluan perawatan kecil armada mereka masing-masing, tapi tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan.
"Dengan terungkapnya kejadian tersebut, pihak DLH Kota Semarang tidak serta merta mengambil langkah pemecatan tetapi kami lebih mengedepankan rasa kemanusian dengan memberi arahan dan pembinaan, karena kami tidak ingin mematikan mata pencaharian rekan-rekan driver, mereka juga punya keluarga yang harus ditanggung, bila kami memberikan surat pemecatan tentunya mereka akan kesulitan dalam mencari pekerjaan di mendatangnya nanti" Jelasnya
M salah satu dari 24 driver yang terlibat menjelaskan kepada awak media bersama 10 teman lainya bahwa mereka tidak pernah menerima surat pemecatan/dipecat, mereka menyadari atas tindakan yang dilakukan telah menyalahi aturan/menyimpang sehingga dengan kesadaran masing-masing mereka mengundurkan diri dari driver di DLH Kota Semarang, saat diminta keterangan awak media M dan rekan-rekannya tidak menyadari atas viralnya berita terkait mereka dipecat dari DLH Kota Semarang.(DW)
.png)

