Pengelola Parkir Wisata New Celosia di Semarang menuai kontroversi karena memasang papan pemberitahuan yang menyatakan mereka tidak bertanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan kendaraan di area parkir. Hal ini jelas melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) No. 8 Tahun 1999.
Pasal 18 Ayat (1) UUPK melarang pelaku usaha mencantumkan klausula baku yang menyatakan pengalihan tanggung jawab. Artinya, aturan yang terpampang di area parkir New Celosia tidak berlaku secara hukum.
Jika pengunjung mengalami kehilangan atau kerusakan kendaraan, mereka berhak menuntut ganti kerugian kepada pihak pengelola. "Pengelola parkir New Celosia hanya memprioritaskan profit tanpa mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan konsumen," kata seorang Pengunjung yang tidak ingin di sebut identitasnya.
Dengan biaya parkir Rp 10.000, konsumen seharusnya mendapatkan perlindungan memadai, termasuk asuransi. Pengelola yang melanggar UUPK bisa dikenakan pidana penjara maksimal 5 tahun atau denda Rp 2 miliar. Konsumen diimbau untuk tidak ragu menuntut haknya!
PENGELOLA PARKIR NEW CELOSIA LANGGAR UUPK, KONSUMEN BERHAK TUNTUT GANTI RUGI
Minggu, 28 Desember 2025
Last Updated
2025-12-28T05:00:09Z
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
rullynovriyandi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
IKLAN
Berita Viral
-
Tanjungbalai, 1detik.asia - Viral di jagat maya Media sosial Facebook, ditemukan ulat di dalam ompreng makan bergizi gratis (MBG) di Sekola...
-
Kabupaten Tangerang, – Keberadaan sebuah rumah kos atau kontrakan di wilayah Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupate...
-
Tanjungbalai, 1detik.asia - Kriminalisasi terhadap aktivis, puluhan dari massa Lintas Intelektual Barisan Aktivis Sosial melakukan aksi di d...
-
Tanjungbalai, 1detik.asia - Massa dari Lintas Intelektual Barisan Aktivis Sosial (LIBAS) kembali melakukan unjuk rasa di depan Lembaga Pemas...
IKLAN
.png)
