Tanjungbalai, 1detik.asia - Setelah sempat hilang kontak dengan keluarganya selama 2 tahun, Sriyatun, warga asal Wonosobo, Jawa Tengah, akhirnya tiba kembali di kampung halamannya di Kelurahan Wadaslintang RT. 002 RW. 007 kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo dengan selamat. Kepulangannya difasilitasi dan diantarkan langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungbalai pada Selasa (4/11/2025).
Sriyatun sebelumnya diketahui berada di Kota Tanjungbalai dalam kondisi kebingungan dan kehilangan arah. Berdasarkan laporan masyarakat, petugas Satpol PP menindaklanjuti informasi tersebut dan mengevakuasi Sriyatun ke kantor Satpol PP untuk mendapatkan perlindungan dan perawatan sementara.
Setelah dilakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak terkait, diketahui bahwa Sriyatun merupakan warga Wonosobo yang telah beberapa waktu tidak dapat dihubungi oleh keluarganya. Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Satpol PP kemudian membantu memfasilitasi kepulangannya ke daerah asal.
Camat Wadaslintang, Sri Isman Hartowo, saat dikonfirmasi via pesan Whatsapp mengatakan bahwa Tim terpadu Kecamatan, Kelurahan Wadaslintang dan pihak keluarga melakukan penjemputan di Agen Bus ALS Prembun, Kabupaten Kebumen pada hari Minggu 9 November 2025.
“Kecamatan Wadaslintang berhasil memantau keberadaan Sriyatun selama dalam perjalanan. Informasi dari awak bus ALS, Sriyatun menunjukkan perilaku yang wajar, kondisi sehat dan suasana dalam kendaraan kondusif,” ujar Camat Wadaslintang.
Setelah bertemu dengan Sriyatun, Tim Kecamatan dan Kelurahan Wadaslintang membawanya langsung ke Puskesmas Wadaslintang 1 untuk dilakukan cek kesehatan. Arahan dari Tim Medis Puskesmas Wadaslintang 1 agar Sriyatun tetap tinggal di rumah bersama ibunya sambil menunggu dokumen dokumen penting bisa kembali lengkap dan BPJS yang tidak aktif bisa aktif kembali.
“Pemeriksaan kesehatan jiwa akan didampingi oleh Tim Medis Puskesmas Wadaslintang 1 ke RSJ Magelang. Pihak Kelurahan bekerjasama dengan TKSK Kecamatan Wadaslintang telah bergerak cepat untuk pengurusan KTP dan BPJS yang bersangkutan,” ucapnya.
Pada saat pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Wadaslintang 1, Sriyatun bertemu dengan ibunya Munjiyah dan langsung memeluk penuh haru ibu dan anak akhir nya dapat bertemu kembali setelah hampir dua tahun putus kontak.
Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai, khususnya Satpol PP, atas perhatian dan bantuan yang diberikan hingga Sriyatun dapat kembali ke rumah dengan selamat.
Kepulangan Sriyatun disambut haru oleh keluarga dan warga setempat di Wonosobo. Mereka mengaku lega akhirnya bisa kembali berkumpul setelah sempat kehilangan kabar selama berbulan-bulan.
Langkah cepat Satpol PP Tanjungbalai ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada setiap warga tanpa memandang asal daerah.
.png)

