Sukabumi – 1detik asia
Semangat kebersamaan dan tekad memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi mewarnai rapat internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Sukabumi Raya yang digelar di Sekretariat JWI, Jalan Lingkar Jalur Selatan, Mangkalaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu (2/8/2026).
Rapat yang dirangkaikan dengan syukuran atas berdirinya sekretariat DPD JWI Sukabumi Raya tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi, mempererat tali silaturahmi antarsesama insan pers, sekaligus menyatukan visi dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Suasana rapat semakin bermakna dengan hadirnya sejumlah tokoh yang telah lama dikenal dalam perjalanan organisasi JWI, di antaranya Herman "Popay", Oto Iskandar, Tamrin Amarullah, S.Ag. Dudung Sukmadinata, dan Ramdani. Kehadiran mereka dinilai menjadi simbol kuatnya semangat persatuan dan komitmen untuk bersama-sama membangun organisasi yang semakin profesional, independen, dan berintegritas.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai agenda strategis organisasi, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan, penegakan Kode Etik Jurnalistik, hingga penguatan peran JWI sebagai wadah yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat melalui karya jurnalistik yang objektif dan bertanggung jawab.
Ketua DPD JWI Sukabumi Raya, Lutfi Yahya, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus berdiri di garis terdepan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mengedepankan profesionalisme dan independensi.
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul dalam satu semangat yang sama. Kehadiran para senior yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan organisasi merupakan kekuatan besar bagi JWI Sukabumi Raya. Ini bukan hanya tentang berkumpul kembali, tetapi tentang menyatukan pengalaman, pemikiran, dan komitmen untuk membangun organisasi yang lebih kuat dan lebih bermanfaat bagi masyarakat," ujar Lutfi Yahya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan wartawan bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya pembangunan, mengawasi pelayanan publik, serta menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat secara objektif dan berimbang.
Menurutnya, JWI Sukabumi Raya akan tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun informasi yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan, maupun persoalan lain yang berdampak terhadap kepentingan publik.
"Setiap laporan masyarakat akan kami sikapi secara profesional melalui mekanisme jurnalistik yang benar. Kami akan melakukan penelusuran, verifikasi, dan konfirmasi kepada seluruh pihak terkait sebelum dipublikasikan. JWI hadir bukan untuk menghakimi, melainkan menyampaikan fakta secara berimbang demi kepentingan masyarakat," tegasnya.
Dalam forum tersebut juga mengemuka pentingnya menjaga marwah profesi wartawan di tengah derasnya arus informasi digital. Para peserta rapat sepakat bahwa insan pers harus menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, sekaligus menjaga kepercayaan publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan
Keberadaan sekretariat baru DPD JWI Sukabumi Raya juga diharapkan menjadi pusat koordinasi organisasi, tempat pembinaan dan peningkatan kompetensi anggota, ruang diskusi, serta wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang berkaitan dengan kepentingan publik.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan syukuran sebagai ungkapan rasa syukur atas berdirinya sekretariat organisasi. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya babak baru bagi DPD JWI Sukabumi Raya untuk semakin solid, profesional, serta konsisten menjalankan peran pers sebagai mitra kritis yang konstruktif dalam mengawal pembangunan dan kepentingan masyarakat.
Dengan semangat persatuan yang kembali terbangun melalui kehadiran para tokoh senior bersama jajaran pengurus dan anggota, DPD JWI Sukabumi Raya optimistis mampu memperkuat eksistensinya sebagai organisasi wartawan yang menjunjung tinggi independensi, integritas, profesionalisme, serta terus berkontribusi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih transparan, demokratis, dan berkeadilan melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas.
.png)



