Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Antrean di SPBU Raya Simalungun Belum Berakhir, Pemkab Simalungun belum Ajukan Tambahan Kuota Tersebut

Redaksi 1Detik
Jumat, 07 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-07T08:24:38Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

Simalungun, 1detik.asia-

Pantauan Mediaonline, Siantarsimalungun, memantau,adanya antrean kendaraan di SPBU Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, belum juga berakhir, hingga Senin  20/7/2026, puluhan sepeda motor, mobil, hingga truk, masih ditempat area SPBU, untuk mendapatkan bahan bakar minyak tersebut.


Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun,  menyatakan belum mengajukan permintaan penambahan kuota BBM, kepada, pihak   PT Pertamina, tersebut.


Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Simalungun, Budi Sirait, mengatakan pihaknya, belum menerima usulan penambahan kuota, dari pihak pengelola SPBU, tersebut.


Sampai saat ini,  belum ada kita terima usulan penambahan dari pihak SPBU, kata Budi Sirait.


Pemkab Simalungun, Pastikan Stok BBM Aman dan lancar, meski belum ada usulan, lanjut Budi, Pemkab Simalungun, tetap melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina, agar distribusi BBM ke wilayah Habonaron do Bona, dapat dipercepat lagi.


Sementara itu, warga yang masih mengantre mengaku mulai kelelahan,  Saragih mengatakan waktu kerjanya di ladang,  banyak terbuang karena harus menunggu giliran antrean, mengisi BBM tersebut.


Habis waktu mengantre, padahal mau ke ladang lagi, ujarnya.


Keluhan serupa disampaikan Lindung Simarmata, ia mengatakan antrean tersebut, yang berlangsung selama beberapa pekan membuat masyarakat resah, dan semakin kesulitan menjalankan, aktivitas pekerjaan.


Bukan hanya ini kerja kita, kalau tidak ada minyak lagi, bagaimana mau kerja,  harapan kita pemerintah seharusnya,  memberi perhatian serius, sudah berminggu - minggu  kita harus antrean begini trus, katanya.


Lindung Simarmata, juga menanggapi kabar tersebut,  yang menyebut distribusi BBM terganggu, diakibatkan  persoalan sopir mobil tangki, tersebut.


Mau urusan sopir BBM yang tidak ada, itu bukan urusan kita, Pertamina harus bijak, jangan kita saja yang merasakan dampaknya di sini, ucapnya.


Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, menyampaikan persoalan BBM di Sumut, bukan disebabkan stok yang menipis, melainkan kendala distribusi ke SPBU.


Yang diinformasikan kepada kita, itu masalah distribusi, kalau stok BBM aman dan terkendali, tidak ada kekurangan stok BBM, kata Bobby saat berada di Nias Selatan, Jumat 17/7/2026.


Meski stok disebut aman, antrean selalu tetap, di sejumlah SPBU di Simalungun, masih belum berkurang, hingga kini, warga masih harus meluangkan waktunya  berjam-jam anttrean, untuk mendapatkan minyak, tersebut.


(Donny)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan