Simalungun, 1detik.asia-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mulai mengisi sejumlah jabatan strategis, yang selama ini, masih dipimpin pelaksana tugas (Plt).
Sebanyak 10 pejabat administrator mengikuti seleksi berbasis manajemen talenta, untuk memperebutkan lima posisi kepala organisasi perangkat daerah tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Simalungun, Jon Rismantuah Damanik, menjelaskan proses seleksi dilakukan melalui dua tahapan, yakni penyusunan makalah dan wawancara, di hadapan Komite Talenta.
Para peserta lebih dahulu menyusun makalah secara take home pada Kamis 9/7/2026, kemudian menjalani sesi wawancara, sehari berikutnya.
Komite Talenta terdiri atas Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, Kepala BKPSDM Jon Rismantuah Damanik, Inspektur Roganda Sihombing, serta Asisten Administrasi Umum Akmal Siregar.
Manajemen talenta ini, dilaksanakan untuk mencari talenta yang paling sesuai dengan kebutuhan jabatan, yang saat ini kosong, ujar Jon.
Menurutnya, hasil seleksi belum dapat diumumkan di karenakan, masih dalam proses penilaian, Pemkab akan menyampaikan perkembangan tahapan seleksi, pada pekan depan.
10 Pejabat Berebut Lima Kursi Kepala OPD, Pemkab Simalungun, Gelar Seleksi Manajemen Talenta
ASN Pemkab Simalungun, mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama berbasis manajemen talenta di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun.
* Rut Siswi Juliani Hutapea (Kabag Perundang-undangan Sekretariat DPRD)
* Frits Ueki Prapanca Damanik (Sekretaris BPBD)
* Akbar Putra Siregar (Camat Bandar Huluan)
* Budiman Silalahi (Sekretaris Dinas PUPR)
* dr. Debora Evalinch Sigit (Sekretaris Dinas Kesehatan)
* Ronny Rudyanto (Sekretaris Dinas Perhubungan)
* Sulaika Gultom (Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda)
* Budi Susilawati Sirait (Kabag Perekonomian Setda)
* Janchrisdo Damanik (Kabag Organisasi Setda)
* Amon Charles Sitorus (Kabag Tata Pemerintahan Setda)
Seleksi berbasis manajemen talenta, diterapkan untuk memastikan pengisian jabatan pimpinan tinggi, yang dilakukan berdasarkan kompetensi, potensi, dan rekam jejak, kinerja aparatur sipil negara.
Melalui mekanisme ini, Pemkab Simalungun berharap pejabat yang terpilih, bisa mampu memperkuat kinerja organisasi, sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, tersebut.
(Donny)
.png)

