Palembang – Antusiasme masyarakat memadati kawasan CFN Atmo dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Di antara deretan tenant yang hadir, dua tenda souvenir berhasil mencuri perhatian pengunjung dan menjadi salah satu pusat keramaian selama acara berlangsung.
Tenda Merchandise Aksesoris CFN menawarkan beragam produk bertema CFN, mulai dari kaos, kacamata, gantungan kunci, bando, hingga berbagai aksesoris menarik lainnya. Produk-produk tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang antusias berburu cendera mata sekaligus mendukung pelaku usaha lokal.
Salah satu tenda yang ramai dikunjungi merupakan UMKM yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Wong Kito (APWK). Kehadiran para pelaku UMKM dalam kegiatan CFN Atmo dinilai menjadi bukti bahwa produk lokal mampu bersaing dan menarik minat masyarakat jika diberikan ruang yang memadai.
Kedua tenda souvenir tersebut merupakan binaan Dinas Pariwisata Kota Palembang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM lokal.
Menanggapi tingginya antusiasme masyarakat, Ketua Asosiasi Pedagang Wong Kito (APWK), Solihin, angkat suara dan menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Palembang serta Dinas Pariwisata yang telah memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan publik.
"Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap UMKM. Kegiatan seperti CFN Atmo menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkenalkan produk-produk lokal kepada masyarakat. Kami berharap ke depan semakin banyak ruang dan kesempatan yang diberikan kepada pelaku UMKM agar dapat berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah," ujar Solihin.
Ia juga berharap pemerintah dapat terus mendukung pembentukan dan pembinaan asosiasi-asosiasi UMKM di Kota Palembang agar semakin banyak pelaku usaha yang mendapatkan pendampingan dan akses promosi.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat pada kegiatan CFN Atmo, kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta memperkuat eksistensi produk-produk lokal Kota Palembang.
.png)

