Sukabumi – 1detik.asia
Sejumlah siswa sekolah dasar di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menyuarakan aspirasi terkait kondisi jalan rusak yang selama ini menjadi akses utama menuju sekolah. Aksi tersebut menjadi perhatian publik setelah para siswa membawa karton bertuliskan, “Kami lebih butuh perbaikan jalan daripada MBG.”
Jalan yang menghubungkan Kampung Babakan, Nangewer, Cihalu, Panarosan, Cikamplong hingga Ciaraksan diketahui telah bertahun-tahun berada dalam kondisi memprihatinkan. Saat musim hujan, jalan berubah licin dan berlumpur sehingga menyulitkan aktivitas warga.
Sementara pada musim kemarau, debu tebal mengganggu pernapasan dan jarak pandang pengguna jalan.
Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
“Anak-anak ini tiap hari ke sekolah lewat jalan ini. Kalau hujan, mereka sering jatuh. Kami hanya ingin jalan yang layak,” ujar salah seorang warga.
Warga setempat menegaskan bahwa pesan yang disampaikan para siswa bukan bentuk penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Program tersebut justru diakui memiliki tujuan positif dalam meningkatkan gizi serta kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Program MBG bagus dan kami mendukung. Tapi akses jalan juga sangat penting. Kalau jalannya rusak, anak-anak ke sekolah pun jadi terhambat,” kata warga lainnya.
Masyarakat menilai perbaikan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan, merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda. Jalan yang layak sangat penting untuk menunjang akses pendidikan, kegiatan ekonomi warga, serta keselamatan masyarakat secara keseluruhan.
Warga Desa Mekar Jaya berharap pemerintah daerah dan pemangku kebijakan terkait segera memberikan respons konkret terhadap kondisi tersebut. Bagi mereka, jalan yang memadai bukan sekadar fasilitas, melainkan sarana penting untuk menunjang masa depan generasi muda.
“Jalan yang baik itu bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan dan masa depan anak-anak kami,” pungkas warga.
.png)

