Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Pedagang Pasar Johar Resah, Diduga Ada Ancaman Penyitaan Kios Kosong

Rich
Minggu, 08 Februari 2026
Last Updated 2026-02-10T14:29:32Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

‎Semarang, 1Detik – Sejumlah pedagang Pasar Johar, khususnya di kawasan Johar Utara, mengaku resah setelah adanya dugaan ancaman dari oknum petugas ketertiban (trantib) terkait kios yang tidak dibuka atau dalam kondisi kosong. Ancaman tersebut disebut-sebut disampaikan oleh salah satu pejabat trantib, Muh. Rois Bahrodi.
‎Keresahan ini mencuat setelah beberapa pedagang menghubungi media untuk menyampaikan keluhan dan meminta klarifikasi atas tindakan yang mereka anggap tidak manusiawi di tengah kondisi pasar yang sedang sepi pembeli.

‎“Pasar lagi sepi peminat, kok tega bicara seperti itu terhadap pedagang yang kondisinya sedang susah. Bukannya dibantu untuk meramaikan, malah diancam akan disita,” ungkap salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya. Minggu (8/2/26)
‎Menurut keterangan sejumlah pedagang, sehari sebelumnya petugas trantib datang ke area Pasar Johar Utara dan memberikan peringatan keras kepada pedagang yang kiosnya tidak dibuka. 

Hal tersebut dinilai sebagai bentuk tekanan kepada pedagang kecil yang saat ini sedang berjuang mempertahankan usahanya.
‎Para pedagang menyadari bahwa aturan dalam peraturan daerah (perda) memang mengatur kewajiban penggunaan kios sesuai peruntukannya. Namun, mereka menilai pendekatan yang dilakukan tidak tepat, apalagi dalam situasi pasar yang sedang lesu.

‎“Kalau memang ada aturan, kami paham. Tapi kondisinya pasar sedang sepi. Seharusnya dinas membantu mencari solusi, bukan langsung mengancam,” ujar pedagang lainnya.
‎Pedagang juga mempertanyakan langkah konkret yang sudah dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang untuk meningkatkan aktivitas dan daya tarik pasar tradisional. Mereka berharap pemerintah tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga hadir memberikan solusi.

‎“Kami ingin tahu, apa yang sudah dilakukan dinas untuk membantu pedagang? Jangan tiba-tiba datang dengan ancaman penyitaan kios,” kata salah satu perwakilan pedagang.
‎Isu ini juga dikaitkan dengan sejumlah persoalan yang sebelumnya menyeret nama pejabat di lingkungan Dinas Perdagangan Kota Semarang, yang hingga kini menurut beberapa pihak belum sepenuhnya terselesaikan.
‎Para pedagang berharap pemerintah kota segera turun tangan, melakukan evaluasi, serta memberikan kepastian dan perlindungan kepada pedagang kecil agar tetap bisa bertahan di tengah kondisi pasar yang belum stabil.
‎Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perdagangan Kota Semarang maupun Muh. Rois Bahrodi belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. (Rok)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan