Pengawalan oleh Forum Cakar Sriwijaya telah dimulai sejak Jumat, 6 Februari 2026, hingga puncak kegiatan pada Minggu, 8 Februari 2026. Pengamanan dilakukan di sejumlah titik lokasi ziarah, khususnya di kawasan pemakaman para habaib di Kota Palembang yang menjadi pusat kegiatan Ziarah Kubro.
Kegiatan Ziarah Kubro tahun ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Imam Besar Habib Rizieq Shihab beserta rombongan, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, serta para habaib serta ulama terkemuka dari Palembang dan dari luar Palembang.
Dalam ceramahnya, Habib Rizieq Shihab mengajak seluruh masyarakat Kota Palembang untuk terus menjaga dan melestarikan adat serta budaya warisan para leluhur, khususnya tradisi Ziarah Kubro yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadan.
“Ziarah Kubro adalah warisan budaya dan keagamaan yang harus terus kita jaga dan teruskan,” ungkap Habib Rizieq Shihab.
Habib Rizieq Shihab juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat, baik dari unsur pemerintahan maupun masyarakat umum, yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran demi terselenggaranya kegiatan Ziarah Kubro dengan lancar dan tertib.
“Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan dan pengorbanan yang telah diberikan,” tegasnya.
Ziarah Kubro berlangsung selama tiga hari dengan rute dan lokasi yang berbeda. Pada hari Jumat kegiatan dilaksanakan di Jalan Dr. M. Isa, dilanjutkan pada hari Sabtu di kawasan Seberang Ulu yang merupakan area pemakaman keluarga, dan puncaknya dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026.
Pada puncak acara hari Minggu, ribuan jamaah dan habaib dari dalam maupun luar negeri mengikuti rangkaian ziarah. Rute dimulai dari Sungai Bayas 10 Ilir sekitar pukul 08.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan menuju Makam Pangeran Syarif Ali, Kawan Tengkurep, dan berakhir di Makam Kambang Koci.
Cek Lukman dan Ceklem, perwakilan dari anggota Forum Cakar Sriwijaya, menjelaskan bahwa keterlibatan organisasi dalam pengamanan ini merupakan bentuk nyata solidaritas kepada masyarakat..png)



