Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Ajak Masyarakat Tidak Boros Pangan ‎

Iki Supratman
Senin, 09 Februari 2026
Last Updated 2026-02-09T08:31:12Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

 


Sukabumi – 1detik.asia

‎Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi terus mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menyia-nyiakan pangan yang masih layak konsumsi. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan sekaligus menjaga keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan.



‎Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot, menjelaskan bahwa boros pangan merupakan tindakan membuang atau menyia-nyiakan makanan yang sebenarnya masih layak dikonsumsi.



‎“Boros pangan adalah perilaku yang sangat merugikan. Makanan yang masih bisa dimakan justru dibuang, padahal di sisi lain masih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujar dr. Gatot saat kegiatan sosialisasi ketahanan pangan.



‎Menurutnya, dampak dari boros pangan sangat luas. Dari sisi ekonomi, masyarakat mengalami kerugian finansial yang besar karena membeli pangan yang akhirnya tidak dimanfaatkan secara optimal. Sementara dari aspek sosial, boros pangan dapat memperparah ancaman ketahanan pangan, meningkatkan angka kelaparan, memperburuk gizi buruk, serta memperlebar kesenjangan sosial.



‎“Dampaknya juga sangat serius terhadap lingkungan. Sampah makanan menghasilkan gas metana yang mempercepat pemanasan global, mencemari tanah dan air, serta mempercepat degradasi lahan,” jelasnya.



‎Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola pangan di rumah tangga. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain menggunakan bahan pangan sesuai kebutuhan, menyimpan bahan makanan dengan cara yang benar, mengolah kembali sisa makanan yang masih layak, serta merencanakan belanja pangan secara bijak.



‎“Kami mengimbau masyarakat agar memasak secukupnya, menyimpan bahan pangan dengan baik, dan memanfaatkan sisa makanan menjadi menu baru yang tetap sehat dan aman,” tambah dr. Gatot Sugiharto, SP.B. MARS.


‎Ia berharap melalui sosialisasi ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya menghargai pangan semakin meningkat, sehingga terwujud ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.



‎“Kalau kita semua peduli, tidak boros pangan, maka kita turut menjaga masa depan generasi mendatang, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” pungkasnya.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan